Smartlink merupakan tampilan sekumpulan link atau tautan dengan satu kali klik atau scroll yang berisi beragam media pembelajaran untuk diakses melalui handphone. Di dalam smartlink juga terdapat media pembelajaran yang langsung dapat diakses secara langsung tanpa masuk ke dalam tautan. Temukan beragam media di dalamnya yang meliputi smart flipbook, media lini masa, buku pdf, gim edukasi, video, musik, asesmen, refleksi, dan sebagainya.
Home » Posts filed under A. Artikel
Tampilkan postingan dengan label A. Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A. Artikel. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 Oktober 2024
Pembelajaran Pendidikan Pancasila yang Menyenangkan Berbantuan Smartlink
Rochimudin | Selasa, 15 Oktober 2024 | 22.48 | A. Artikel
Comment
ABSTRAK
Senin, 07 Oktober 2024
MODEL C++ DALAM PENDAMPINGAN PPL PPG PRAJABATAN
Rochimudin | Senin, 07 Oktober 2024 | 07.51 | A. Artikel
2 Comments so far
A. Pendahuluan
Salah satu program dari Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam mempersiapkan guru yang professional melalui Program Pendidikan Guru (PPG). Ada dua jalur pelaksanaan PPG yaitu prajabatan dan dalam jabatan. Meskipun demikian kedua jalur tersebut mensyaratkan peserta PPG untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah yang ditentukan meskipun bagi lulusan LPTK sudah pernah PPL saat menempuh Pendidikan Sarjana.
Jumat, 17 Mei 2024
Menyebarkan Virus Baik Toleransi dalam Keberagaman
Rochimudin | Jumat, 17 Mei 2024 | 23.14 | A. Artikel
Comment
Bangsa Indonesia terdiri atas keberagaman sehingga bersifat heterogen. Homogenitas absolut (persamaan mutlak) sulit bahkan tidak dapat ditemukan pada ruang-ruang publik. Heterogenitas atau kebinekaan sudah menjadi keniscayaan. Oleh karena itu, kita harus sadar dan terbuka untuk menerima perbedaan dengan mengembangkan sikap menghormati atau toleransi.
Kamis, 18 April 2024
Smart Flipbook untuk Membangun Pembelajaran yang Menyenangkan dan Berbudaya Literasi
Rochimudin | Kamis, 18 April 2024 | 11.52 | A. Artikel
37 Comments so far
Pernahkan Anda sebagai peserta didik merasa bosan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah? Apakah karena gurunya tidak menarik ataukah media pembelajarannya yang itu-itu saja?
Selasa, 31 Mei 2022
MANAJER HANDAL DALAM PEMBELAJARAN
Rochimudin | Selasa, 31 Mei 2022 | 22.56 | A. Artikel
Comment
Mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik sudah menjadi tugas konservatif seorang guru.
Tugas konservatif artinya memang sudah seharusnya dari dulu sampai sekarang dengan payung Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Apabila dihitung maka sudah 17 tahun pemberlakuan undang-undang tersebut. Dari sudut pandang pendidikan, selama 17 tahun apakah tidak ada perubahan yang berpengaruh pada tugas guru? Perkembangan iptek, pandemi Covid19, dan kurikulum merdeka tidakkah perlu redefinisi peran guru? Mari kita bahas lebih lanjut.
Sabtu, 14 Mei 2022
Membangun Harmonisasi Konteks dan Konten Pembelajaran Secara Kreatif dalam Penerapan Merdeka Belajar
Rochimudin | Sabtu, 14 Mei 2022 | 21.57 | A. Artikel
4 Comments so far
Peran guru mengalami dinamika dengan adanya konsep merdeka belajar yang dicanangkan oleh Kemdikbud sejak tahun 2019 dan terusan programnya melalui pelaksanaan kurikulum merdeka pada sekolah penggerak sejak tahun 2021 dan sekolah non penggerak mulai tahun 2022. Dinamika terus terjadi baik dinamika internal dalam bidang pendidikan maupun dinamika eksternal. Revolusi industri 4.0, pandemi Covid19, dan tuntutan masyarakat merupakan contoh dinamika eksternal yang mempengaruhi pelaksanaan tugas guru. Meskipun demikian, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen masih relevan yang mengatur fungsi guru yaitu meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran dalam peningkatan mutu pendidikan nasional. Untuk menjalankan fungsi tersebut maka guru harus profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
Sabtu, 05 September 2020
Menjadi Pemenang di Era Pandemi
Rochimudin | Sabtu, 05 September 2020 | 16.42 | A. Artikel
Comment
Pagi yang cerah dengan matahari bersinar terang pada hari Senin, 15 Maret 2020 berubah menjadi keheningan di sekolah. Siswa kelas XII yang seharusnya mengikuti ujian sekolah dan siswa kelas X dan XI yang seharusnya mengikuti penilaian tengah semester mendadak dirumahkan. Guru dan karyawan masih diperbolehkan ke sekolah namun pada akhirnya mendapat piket bergiliran. Itulah awal Pandemi Covid-19 yang membuat lockdown bagi siswa untuk tidak ke sekolah.
Sabtu, 25 April 2020
Ketika Pembatasan-Pembatasan Terhadap Perempuan Dihapus, Mereka Mampu Melejit
Rochimudin | Sabtu, 25 April 2020 | 23.33 | A. Artikel
5 Comments so far
Berdiskusi perihal perempuan adalah berkenaan dengan perjuangan, kesempatan dan penghargaan. Mengapa begitu, karena Tuhan telah menggariskan bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Perjuangan perempuan dan keberhasilannya adalah di tangan para perempuan sendiri, bukan kaum laki-laki. Perjuangan kesetaraan gender bagi perempuan adalah upayanya yang diperlukan kekuatan, konsistensi dan relasi. Perempuan adalah tiang peradaban suatu negeri atau bangsa. Apabila para perempuan berakhlak dan berpendidikan baik maka akan baik dan maju suatu bangsa atau negara tersebut. Untuk mewujudkan hal itu, kata kuncinya adalah pendidikan.
Label
A. Artikel
(46)
B. Motivasi Sukses
(7)
C. Games
(3)
D. Media Pembelajaran
(14)
E. Politisiana
(8)
F. Profil
(5)
G. Sehat Sosial
(5)
H. Aturan Hukum
(4)
J. Sejarah Indonesia
(2)
k. Modul Belajar
(4)
L. Pancasila
(4)
L. UUD 1945
(29)
M. Konstitusi
(4)
O. E-book
(8)
P. Guru Penggerak
(1)




